GULA DAN EFEKNYA terhadap Kulit

Gula

Adalah bahan tambahan makanan yang bisa memberikan rasa manis. Tapi sebaiknya mulai batasi asupan gula, karena terlalu banyak mengonsumsi gula bisa membuat wajah terlihat lebih tua.
“Kami telah memperhatikan faktor-faktor lain, dan diketahui semakin tinggi glukosa dalam darah maka semakin terlihat tua wajah orang tersebut,” ujar Dr David Gunn, seorang ilmuwan, seperti dikutip dari Dailymail.
Para ahli kulit telah menyetujui bahwa diet atau konsumsi tinggi gula bisa menjadi bencana bagi wajah. Tidak ada gunanya seseorang menghabiskan banyak uang untuk membeli krim wajah mahal jika ia tetap mengonsumsi banyak gula.
“Anda memang bisa melindungi dan melembabkan kulit dari luar dengan menggunakan krim. Tapi Anda juga perlu memberi makan dan merangsang pertumbuhan sel kulit yang lebih kuat dan baik dari dalam, namun gula bisa menyabotase hal itu,” ujar Dr Aamer Khan, dokter kulit kosmetik dan direktur medis Harley Street Skin Clinic.
Hal ini dikarenakan gula bisa membuat kulit kehilangan kekenyalan dan kualitas elastisnya yang merupakan dasar seseorang bisa terlihat lebih muda. Proses ini disebut dengan glycation.

Gula yang masuk akan menempel pada setiap protein di dalam tubuh dan memproduksi molekul berbahaya yang disebut dengan ‘advanced glycation end products’. Molekul ini akan mengurangi efektivitas elastin dan kolagen serta protein dalam kulit yang membantu mempertahankan penampilan muda.
“Kolagen membuat kulit berisi, elastin memberikan elastitas kulit. Jika orang terus menerus mengonsumsi makanan tinggi gula, maka kolagen dan elastin akan kaku sehingga keriput lebih mudah terbentuk dan sel-sel dalam kulit lebih sulit memperbaiki kerusakan yang normal terjadi,” ujar Dr Ross Perry, dokter kosmetik di Cosmedics clinic, London.
Dr Perry menuturkan ada kolagen jenis I, II dan III dan kulit sehat memerlukan gabungan yang pas dari ketiganya. Tapi gula mendorong kolagen tipe III menjadi tipe I yang lebih rapuh, akibatnya kulit rusak, lebih tipis, lebih mudah keriput dan lebih rentan terhadap efek merusak dari lingkungan serta sinar ultraviolet.
Sayangnya tidak ada cara sederhana untuk mengurangi asupan gula. Namun usahakan menghindari makanan dengan indeks glikemik tinggi (cepat dipecah menjadi gula oleh tubuh), minimalkan konsumsi karbohidrat olahan dalam kue, biskuit dan roti putih.
Lalu perbanyak makanan yang punya indeks glikemik rendah seperti cokelat, pasta, nasi merah dan roti gandum. Tujuannya untuk memastikan gula yang terbentuk kurang dari 10 persen dari diet total.
“Berapa banyak toleransi terhadap glycation tergantung dari usia, metabolisme dan waktu olahraga. Mengurangi asupan gula akan cepat terlihat manfaatnya seperti kulit menjadi tidak cepat kering dan tampak lebih cerah,” ujar Dr Khan.

GULA DARAH NAIK TINGGI, PENYEBAB, CARA MENURUNKAN

  • Gula Darah Naik Tinggi Mendadak

Tapi suatu ketika dia datang mengeluh “Gula darah naik mendadak”, yaitu 450mg/dl. Kemudian saya berfikir, seharusnya setelah terapi, maka gula darah akan turun, ini 1 bulan setelah terapi, gula darah kok masih tinggi..??. Langsung saya simpulkan, bahwa Beliau ini punya permasalahan yang di pendam. Dan setelah saya tanya, dia mengaku sedang punya masalah dengan istrinya. Sudah sebulan ini tidak kontak dengan istri yg memang dipisahkan jarak. Istri di Jabar, sedang dia di Surabaya. Sudah 1 bulan tidak SMS an. Maka bisa saya pastikan masalah inilah yang menjadi “penyebab gula darah tinggi”.

  • Penyebab Gula Darah Naik

Mengapa pikiran, stress, tegang membuat gula darah naik..? Maka ilmu seorang doktor dari Jepang meneliti, bahwa ketika orang dalam kondisi stress, maka tubuhnya akan mengeluarkan hormon “Nor Andrenalin”, yaitu hormon racun perusak tubuh, satu tingkat dibawah racun ular. Maka, jika seseorang banyak pikiran, maka hormon racun akan memperparah penyakitnya. Dalam Pengobatan Islam, Nabi bersabda “Barangsiapa sedih hatinya, maka sakit badannya”. Maka, solusinya adalah meski apapun yang terjadi, tanang, sikapi dengan tenang.

Maka, pengobatan penyakit gula darah ini bukan saja dengan terapi dan herbal diabetes, tapi yang terpenting adalah pengobatan spiritual, mental dan emosi. Sedang pengobatan fisikal cuma 10% saja. Banyak saya temui orang yang punya penyakit diabetes bisa sembuh tanpa obat, tapi cuma menggunakan peningkatan spiritual saja. Sebut saja Pak Abdullah, asal Surabaya. Yang sembuh dari diabetes, jantung, darah tinggi dengan spiritual saja. Orangnya rajin ke Masjid, dulu setelah adzan baru sampai, tetapi sekarang belum adzan sudah sampai di masjid. Dulu waktu kerja pakai kendaraan, sekarang jalan kaki. Akhirnya dia bisa sembuh dari penyakit komplikasinya itu, tanpa obat.

Gula Darah Tinggi atau diabetes bukan penyakit sederhana, tapi adalah penyakit komplikasi. Jadi bukan ukuran gula darah yang turun saja lalu dapat dikatakan sembuh, tapi ada kompleksitas, harus di cek organ-organ lainnya juga, misal pankreas, ginjal, jantung dll. Contoh dengan herbal Brotowali atau jus buah bengkoang, gula darah akan cepat turun, tapi ini hanya turun secara kuantitas saja, kualitas kesehatan masih tetap. Ok, sekian tulisan saya mengenai “Penyebab dan Cara menurunkan Gula Darah”. Silakan ikuti tulisan-tulisan yang lain

  • Cara Menurunkan Gula Darah

  1. Terapi Pengobatan Islam, pengambilan darah kotor.
  2. Herbal, bisa pakai sambiloto, brotowali, jus bengkoang, jinten hitam dll
  3. Terapi spiritual, tenangkan diri, ibadah yang khusyu’
  4. Olah raga, “Berkeringat adalah kunci dalam menurunkan gula darah, bahkan olahraga ringan dapat menyebabkan otot untuk menyedot glukosa pada 20 kali tingkat normal,”

Efek negatif dari gula yang sering ditakuti adalah penyakit kencing manis atau diabeteskhususnya diabetes melitus tipe dua. Penyakit ini disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat misalnya terlalu banyak mengkonsumsi gula. Kelebihan gula juga dapat mengakibatkan naiknya berat badan bahkanobesitas yang dapat menimbulkan berbagai penyakit. Efek lainnya adalah mudah lelah, sering mengantuk dan sulit berkonsentrasi. Sedangkan orang yang kekurangan gula akan terlihat kurus, lemas akibat kekurangan energi, kekurangan gizi sehingga mudah sakit.

 

Gula didapat bukan hanya dari makanan manis, karena makanan seperti nasi, roti, kentang, dan mie memiliki kandungan gula. Begitu juga dalam lauk-pauk dan buah seperti pisang, semangka atau melon. Gula yang berasal dari makanan ini termasuk dalam karbohidrat kompleks. Sedangkan gula yang terdapat dalam gula pasir, sirop dan sejenisnya termasuk dalam kelompok karbohirat sederhana. Minuman bersoda juga merupakan salah satu penyumbang gula bagi tubuh bila Anda terlalu sering mengkonsumsinya. Tidaklah mungkin menghindari gula karena gula adalah salah satu jenis karbohidrat. Dan seperti yang sudah diketahui, karbohidrat ini sangat diperlukan untuk menghasilkan energi yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Maka, yang terpenting adalah bagaimana mengkonsumsi gula secara seimbang agar tidak membahayakan tubuh.

Berapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi?

 

Mengkonsumsi gula secara seimbang berarti Anda harus mengatur agar karbohidrat yang masuk dalam tubuh seimbang dengan energi yang dikeluarkan. Energi yang dikeluarkan orang tidak sama, karena bergantung pada usia, barat badan dan aktivitas yang dilakukan. Jumlah rata-rata energi yang diperlukan adalah antara 1.500 Kkal (kilo kalori) untuk orang dengan aktivitas ringan sampai 1.800 Kkal (kilo kalori) bila melakukan aktivitas sedang. Angka ini juga termasuk energi yang diperoleh dari lemak dan protein.

 

Karena gula tidak hanya diperoleh dari makanan berkabohidrat, maka agar tetap seimbang maka jumlah karbohidrat yang dapat dikonsumsi adalah 40% hingga 50% untuk karbohidrat kompleks, dan sisanya 10% hingga 15% untuk konsumsi karbohidrat sederhana. Singkatnya, seperti tabel berikut:

 

Gula

Aktivitas Ringan Aktivitas Sedang
Kebutuhan Energi 1.500 Kkal 1.800 Kkal
Konsumsi gula kompleks yang diperbolehkan (40% – 50 %) 600 Kkal – 750 Kkal 720 Kkal – 900 Kkal
Konsumsi Gula sederhana yang diperbolehkan (10% – 15%) 150 Kkal – 225 Kkal 180 Kkal – 270 Kkal

 

 

Anda tergolong orang dengan aktivitas ringan bila dalam pekerjaan Anda lebih sering duduk, melakukan pekerjaan rumah yang tidak terlalu berat dan berolahraga 1 minggu sekali.

 

Anda juga harus tetap memperhatikan jumlah gula yang terkandung dalam protein dan gula agar tidak berlebihan. Agar tidak merasakan lapar karena mengurangi jumlah karbohidrat, sebaiknya Anda lebih sering makan dengan porsi kecil daripada makan langsung dalam porsi besar. Cara ini dapat mengatasi rasa lapar.

Tubuh akan menjadi sehat bila Anda mampu mengontrol keseimbangan antara energi yang masuk melalui makanan dan minuman dengan energi yang dikeluarkan melalui berbagai kegiatan fisik. Dan tentu saja, ini termasuk berlaku seimbang saat Anda mengkonsumsi berbagai produk yang mengandung gula.

Khasiat Gula


Pengurangan konsumsi gula makin gencar dikampanyekan belakangan ini terkait risiko kegemukan dan diabetes yang ditimbulkannya. Tapi gula tidak selalu berbahaya karena gula juga bisa menjadi obat. Dikutip dari Health, berikut adalah beberapa manfaat gula yang bisa jadi obat:

1. Menyembuhkan luka
Tradisi masyarakat Zimbabwe mengajarkan bahwa gula merupakan pembasmi kuman yang sangat efektif. Masyarakat setempat menaburi luka terbuka dengan gula pasir, dengan tujuan agar proses penyembuhannya lebih cepat. Penelitian di Inggris telah membuktikan gula mampu menarik cairan di sekitar luka sehingga tidak ditumbuhi bakteri. Efeknya sama seperti garam, tetapi tidak menyebabkan rasa perih saat ditaburkan.

2. Pereda nyeri
Sebuah penelitan yang dimuat dalam jurnal Pediatrics mengungkap khasiat larutan gula dalam meredakan nyeri pada bayi saat mendapat suntikan imunisasi. Sebagian besar bayi yang diberi minum 1/4 gelas larutan tersebut tidak menangis saat disuntik, karena lebih sedikit merasakan nyeri.

3. Melembutkan kulit kasar
Gula merupakan pelembut (exfoliant) alami bagi kulit. Untuk melembutkan kulit yang rusak, gunakan resep dari The Groove Park Inn Resort and Spa di North Carolina berikut ini. Campurkan 1/2 cangkir gula pasir dengan 1/4 cangkir minyak kanola, tambahkan dengan 3 tetes minyak lavender esensial. Gunakan sebagai scrub, usapkan dengan gerakan melingkar.

4. Menjaga bunga mekar lebih lama
Sedikit tambahan gula pada air di dalam vas dapat meningkatkan daya tahan rangkaian bunga potong. Menurut Rita Azar, seorang pemilik toko bunga di Los Angeles, 1 sendok teh gula pasir cukup untuk membuat bunga segar mekar lebih lama.

Macam-macam gula

Brown sugar from Indonesia Bahasa Indonesia: G...

Brown sugar from Indonesia Bahasa Indonesia: Gula merah atau gula jawa yang dibuat dari nira kelapa. (Photo credit: Wikipedia)

Gula merah

Gula merah atau gula Jawa jenis gula yang dibuat dari nira, yaitu cairan yang dikeluarkan dari bunga pohon keluarga palma, seperti kelapa,aren, dan siwalan. Gula merah yang dipasarkan dalam bentuk cetakan batangan silinder, cetakan setengah bola dan bubuk curah disebut sebagai gula semut

Gula tebu

Gula tebu kebanyakan dipasarkan dalam bentuk gula kristal curah. Pertama tama bahan mentah dihancurkan dan diperas, sarinya dikumpulkan dan disaring, cairan yang terbentuk kemudian ditambahkan bahan tambahan (biasanya menggunakan kalsium oksida) untuk menghilangkan ketidakkemurnian, campuran tersebut kemudian diputihkan dengan belerang dioksida. Campuran yang terbentuk kemudian dididihkan, endapan dan sampah yang mengambang kemudian dapat dipisahkan. Setelah cukup murni, cairan didinginkan dan dikristalkan (biasanya sambil diaduk) untuk memproduksi gula yang dapat dituang ke cetakan. Sebuah mesin sentrifugal juga dapat digunakan pada proses kristalisasi.

Gula batu adalah gula tebu yang tidak melalui tahap kristalisasi. Gula kotak/blok adalah gula kristal lembut yang dipres dalam bentuk dadu. Gula mentah (raw sugar) adalah gula kristal yang dibuat tanpa melalui proses pemutihan dengan belerang. Warnanya agak kecoklatan karena masih mengandung molase.

Gula bit

Setelah dicuci, bit kemudian di potong potong dan gulanya kemudian di ekstraksi dengan air panas pada sebuah diffuse. Pemurnian kemudian ditangani dengan menambahkan larutan kalsium oksida dan karbon dioksida. Setelah penyaringan campuran yang terbentuk lalu dididihkan hingga kandungan air yang tersisa hanya tinggal 30% saja. Gula kemudian diekstraksi dengan kristalisasi terkontrol. Kristal gula pertama tama dipisahkan dengan mesin sentrifugal dan cairan yang tersisa digunakan untuk tambahan pada proses kristalisasi selanjutnya. Ampas yang tersisa (dimana sudah tidak bisa lagi diambil gula darinya) digunakan untuk makanan ternak dan dengan itu terbentuklah gula putih yang kemudian disaring ke dalam tingkat kualitas tertentu untuk kemudian dijual.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS Ebay

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • Archives

%d bloggers like this: