Ada Apa Di Planet Mars?

Foto-foto Planet Mars, Mirip dengan Bumi

Penelitian terakhir menguak bongkahan es yang pernah ada di Mars.
JUM’AT, 8 OKTOBER 2010, 10:44 WIB

Umi Kalsum

 

Mars (corbis)
VIVAnews – Foto terbaru planet Mars menguak misteri yang ada di planet terdekat keempat dari bumi itu. Para ahli menyimpulkan bongkahan es pernah hadir di Mars.

Bukti-bukti yang ditemukan menunjukkan bahwa masa lalu terdapat samudera yang dingin di planet tersebut.

Sebelumnya ada dua kemungkinan bagaimana kondisi planet Mars di masa lalu. Pertama, permukaan di sana dingin dan kering. Kedua, Mars sempat memiliki kondisi hangat dan basah, yang memungkinkan planet itu punya danau-danau, laut, serta curah hujan untuk periode waktu yang panjang.

Bongkahan es di Planet Mars

Kini, seperti dikutip dari Livescience, peneliti menemukan bekas-bekas bongkahan es di planet Mars. Artinya, ada kemungkinan ketiga, seputar kondisi permukaan Mars di masa lalu, yakni dingin dan basah. Kondisi tersebut memungkinkan Mars punya samudera dan lautan yang sebagiannya diselimuti es dan gletser.
Penasaran? Lihat foto-foto lengkap permukaan Mars yang diambil  NASA dalam beberapa kurun waktu menyangkut planet merah di sini. NASA memotret kutub utara Mars, juga batu-batu di planet itu yang menguak keberadaan air purba.(ywn)

Ada Bongkahan Es di Planet Mars

Ada kemungkinan ketiga seputar kondisi permukaan masa lalu Mars, yakni dingin dan basah.
SENIN, 4 OKTOBER 2010, 08:11 WIB

Muhammad Firman

 

(corbis)

VIVAnews – Dari penelitian terakhir, disimpulkan bahwa terdapat bongkahan es pernah hadir di planet Mars. Bukti-bukti yang ditemukan menunjukkan bahwa masa lalu terdapat samudera yang dingin di planet tersebut.

Sebelumnya ada dua kemungkinan bagaimana kondisi planet Mars di masa lalu. Pertama, permukaan di sana dingin dan kering. Kedua, Mars sempat memiliki kondisi hangat dan basah, yang memungkinkan planet itu punya danau-danau, laut, serta curah hujan untuk periode waktu yang panjang.

Kini, seperti dikutip dari Livescience, 4 Oktober 2010, peneliti menemukan bekas-bekas bongkahan es di planet Mars. Artinya, ada kemungkinan ketiga, seputar kondisi permukaan Mars di masa lalu, yakni dingin dan basah. Kondisi tersebut memungkinkan Mars punya samudera dan lautan yang sebagiannya diselimuti es dan gletser.

“Jika terdapat bongkahan es, kemungkinan besar di permukaan Mars pernah terdapat perairan dalam ukuran besar,” kata Alberto Fairen, peneliti dari SETI Institute and NASA Ames Research Center.

“Perairan tersebut bisa berukuran beberapa lautan lokal hingga samudera tunggal yang meliputi seluruh permukaan,” kata Fairen. “Dan perairan itu hadir secara terus menerus atau terbagi dalam beberapa periode,” ucapnya.

Fairen menyebutkan, tanda gerusan sepanjang 1 sampai 5 kilometer yang ditemukan di dataran utara dan cekungan Hellas juga bisa menjadi bukti akan adanya bongkahan es di masa lalu.

“Gerusan ini bisa diakibatkan oleh bagian dasar bongkahan es yang mengikis dasar samudera,” kata Fairen. “Ini merupakan bukti paling nyata tentang adanya bongkahan es tersebut,” ucapnya.

MAVEN Segera Berlabuh di Mars

Usai disetujui NASA dengan nilai proyek Rp3,9 triliun, MAVEN bersiap untuk mendarati Mars.
RABU, 6 OKTOBER 2010, 10:23 WIB

Muhammad Chandrataruna

 

Bebatuan Mars yang menguak keberadaan air purba (NASA/JPL-Caltech/Cornell University )
VIVAnews - Agen ruang angkasa milik Amerika Serikat, NASA, mengumumkan bahwa mereka telah memberi lampu hijau pada awaknya yang ingin terbang ke planet Mars untuk menguak misteri bagaimana Planet Merah itu kehilangan atmosfernya.

“NASA telah mengeluarkan persetujuan pada hari Senin untuk pengembangan dan peluncuran misi Mars Atmosphere and Volatile Evolution (MAVEN),” kata agen NASA pada keterangan resminya.

Melalui keterangan yang sama, NASA juga mengatakan bahwa proyek tersebut sekaligus sebagai ajang pembuktian apakah Mars pernah menyimpan sejarah kehidupan.

“Pemahaman yang lebih baik pada atmosfer Mars dan kunjungan ke daratan Mars akan memberikan kita pemahaman yang lebih luas tentang Planet Merah itu,” kata salah satu peneliti utama di MAVEN, Bruce Jakosky.

“Kami sangat tertarik dengan kesempatan besar ini untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar yang ada di benak masyarakat luas,” tandasnya.

Keberangkatan awak MAVEN ke Mars dijadwalkan pada November 2013 dengan nilai projek sebesar US$438 juta, atau setara Rp3,9 triliun.

“Proyek ini merupakan langkah penting dalam misi Mars di masa lalu, sekarang, dan masa depan,” kata Michael Meyer, perwakilan program eksplorasi Mars, NASA, Washington.

“Dan, MAVEN akan membawa kita selangkah lebih dekat dalam mempelajari tentang evolusi menarik tentang planet tetangga kita,” ujarnya.

“Maven akan membawa kita selangkah lebih dekat dalam belajar tentang evolusi sang tetangga itu,” katanya.

Kabarnya, ruang angkasa raksasa Lockheed Martin lagi-lagi ditunjuk NASA untuk mendesain pesawat ulang alik yang akan dilabuhkan ke Mars sekitar tahun 2013 itu. Perusahaan tersebut akan mendesain pesawat yang berpatokan pada Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA dan Mars Odyssey yang diluncurkan masing-masing pada tahun 2005 dan 2001. (france24.com)• VIVAnews

 

Ada Kehidupan di Planet Mirip Bumi?

Planet ini memiliki volume dan diameter lebih kecil dibandingkan Bumi.
SELASA, 22 FEBRUARI 2011, 16:04 WIB

Muhammad Chandrataruna

Galaksi Bimasakti

VIVAnews - NASA, badan antariksa milik AS NASA,

baru-baru ini mengidentifikasi ‘dunia’ baru yang dikenal dengan KOI 326.01.

Planet ini memiliki volume dan diameter lebih kecil dibandingkan Bumi dengan

temperatur sedikit lebih rendah dari air mendidih.

Tetapi, sejauh ini KOI 326.01 menjadi planet yang termirip dengan Bumi,

setidaknya dari segi ukuran.

Planet KOI 326.01 telah ditangkap pertama kali oleh Teleskop Kepler.

Teleskop tersebut bekerja untuk mendeteksi planet-planet ekstrasolar

(berada di luar tata surya). Ia mampu mengamati 150.000 bintang

terdekat Bumi di ruang angkasa.

Dari ratusan ribu bintang yang citranya terjangkau,

teleskop Kepler mengamati segala perubahan cahaya samar menuju bintang.

Jika ada bayangan atau obyek yang mengganggu pandangan ke arah bintang,

bisa jadi itu adalah planet.

Sejauh pengamatan terhadap KOI 326.01,

ilmuwan planet dari Ames Research Center NASA William Borucki mengatakan,

“Ini obyek kecil, kandidat kecil.”

“Astronom pun bahkan tidak mengetahui berapa ukuran bintang induknya.

Sebab itu, sulit untuk mengetahui karakteristik planet yang mirip Bumi itu.

Sampai kini, belum ada konfirmasi lebih lanjut,” tandas dia,

yang juga bertanggung jawab sebagai kepala tim sains Kepler,

seperti dikutip  dari TG Daily, Selasa 22 Februari 2011.

Sementara itu, Sara Seagar dari MIT mengatakan pengamatan melalui

teleskop Kepler

adalah langkah pertama tim menuju pengungkapan karakteristik

planet-planet selain Bumi.

Inisiatif di masa mendatang, dikatakan Sarah,

adalah mengetahui adanya kehidupan atau tidak,

serta memahami karakter planet beserta isinya secara umum jika mereka

menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Pertanyaan-pertanyaan di atas belum bisa terjawab dengan satu teleskop ini.

Ini baru langkah awal. Ke depan, kami akan menciptakan teknologi yang bisa

menjawab semua pertanyaan itu,” ujar Sarah yang juga tergabung

menjadi anggota tim Kepler.

Memang, ada perkiraan bahwa satu dari 200 bintang di ruang angkasa

pasti terdapat sebuah planet yang memiliki zona layak huni oleh makhluk hidup,

atau seperti kehidupan seperti Bumi.

Planet KOI 326.01 salah satunya? Itu masih misteri.

Tapi, menurut beberapa ilmuwan, planet seukuran Bumi itu

merupakan salah satu planet yang cocok untuk kehidupan alternatif penghuni Bumi.

“Ada banyak sekali laut di permukaan planet-planet yang ada di luar sana.

Sangat menarik untuk dieksplorasi apakah ada kehidupan atau tidak,” tutur Borucki.

“Tapi, untuk menuju ke sana, kita perlu waktu bertahun-tahun sejak data pertama ditemukan.”

About these ads

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS Ebay

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • Archives

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 415 other followers

%d bloggers like this: