Mulai Melukis

Seni Melukis dan Sejarahnya

 

Oleh: AnneAhira.com
Seni melukis merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Melukis merupakan bagian dari cabang seni rupa. Melukis ternyata bukan pekerjaan gampang sebagaimana yang dipersepsikan banyak orang selama ini. Diperlukan sense of beatiful, rona keindahan, dan perasaan yang detil untuk menuangkan ide melukis ke dalam sebuah karya yang maha agung. Bagi orang yang faham seluk beluk dunia lukis, dalam setiap lukisan ada senyawa yang mampu mendorong seolah masuk dalam sketsa lukis yang ditampilkan pembuatnya. 

Melukis mempunyai pengertian suatu pengembangan yang komprehensif dari menggambar. Seni lukis pada intinya merupakan aktifitas mengolah medium dua atau tiga dimensi sehingga bisa menampilkan kesan tertentu. Media yang dimaksud bermacam-macam jenisnya, yakni papan, kaca, kertas, tanah, dan bahkan film. Instrumen yang digunakan ketika melukis pun bermacam-macam dengan syarat bisa menampilkan imajinasi si pelukis sesuai dengan yang diharapkannya.

Aspek Sejarah

Kehidupan melukis sangat erat kaitannya dengan gambar. Dalam penelusuran sejarahnya, sejak zaman prasejarah ternyata sudah banyak ditemukan berbagai peninggalan berupa gambar-gambar nenek moyang di gua-gua, bibir pantai, sebagai representasi bagian penting dari sekuel kehidupannya. Ketika itu, lukisan dibuat dengan menggunakan perlengkapan seadanya saja, seperti arang, batu, kapur, dsb. Satu teknik yang terkenal dari orang-orang purba ketika melukis yakni dengan menempelkan telapak tangannya di dinding gua dan kemudian menyemburnya dengan kunyahan dedaunan sehingga akan tampak jelas siluet atau sketsa telapak tangan tersebut. 

Dari sanalah rupanya teknik seni lukis berkembang cukup signifikan dibandingkan dengan jenis seni rupa yang lainnya, semisal seni keramik atau seni patung. Seperti halnya menggambar, kegiatan melukis juga banyak dilakukan dalam bidang datar seperti kanvas, atau kertas. Mungkin karena itu, seringpula disebut dengan dwi-matra atau dua dimensi.

Hal yang patut diperbincangkan berikutnya yakni mengenai objek yang sering dimunculkan dalam setiap karya manusia purba, seperti manusia, binatang hutan, pohon, bukit, dsb. Bentuk dari lukisan tak melulu harus serupa dengan objek aslinya yang digambar. Dan ini yang disebut dengan citra dimana sangat dipengaruhi oleh interpretasi dan daya imajinasi si pelukis sendiri untuk membuat sebuah tema lukisan yang lebih menarik dan mempunyai daya imaji yang terasa.

Di Indonesia Kebudayaan melukis di Indonesia telah dimulai sejak Belanda masuk ke wilayah tanah air untuk melakukan imperialisme. Ketika itu, di Eropatengah bergejolak aliran lukisan romantisme dan dikembangkan oleh Belanda di Indonesia sehingga banyak warga pribumi yang juga memperlebar aliran tersebut.

Raden Saleh Syarif Bustaman merupakan segelintir nama ketika itu yang beruntung karena bisa merasakan pendidikan seni lukis di Eropa, ketika ia menjadi asisten pelukis asal Belanda. Setelah belajar melukis di Belanda, ia kembali ke Indonesia dan makin mengembangkan karier melukisnya sehingga ia pun sangat tersohor sebagai pelukis ternama. Raden Saleh pun sempat menjadi pelukis yang cukup disegani di istana beberapa negara Eropa yang telah menggunakan jasanya.

Kegiatan melukis sampai kapanpun, selama di bumi ini masih adamanusia maka selama itu pula melukis akan tetap bertahan eksistensinya

Mengenal Peralatan Melukis Standar

 

Sebagian orang awam, mungkin hanya mengenal beberapa
peralatan melukis seperti kuas dan kanvas. Padahal banyak peralatan melukis yang sering digunakan untuk melukis.  

Ada peralatan yang wajib dimiliki seperti cat dan kanvas. Namun adapula yang hanya berfungsi sebagai pelengkap seperti kuas, tidak semua pelukis menggunakan kuas sebagai alat untuk menorehkan cat di kanvas. Beberapa pelukis bahkan menggunakan jari atau anggota tubuh lainnya sebagai alat untuk melukis. Secara umum, peralatan melukis yang kerap digunakan antara lain:

Kanvas

Kanvas adalah salah satu peralatan melukis yang umum digunakan sebagai media gambar. Selain kanvas yang terbuat dari kain khusus, seorang pelukis juga kerap menggunakan media lain, seperti tembok.Kanvas lukis tersedia di toko dalam bentuk meteran maupun dalam bentuk yang sudah dibingkai. Besarnya bingkai juga bermacam-macam. Disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan si pelukis.

Kuas Lukis

Kuas digunakan sebagai salah satu alat bantu menorehkan cat di kanvas. Ukuran kuas lukis bermacam-macam. Demikian pula bahan kuas dan pegangannya. Seorang pelukis dapat memilih kuas sesuai ukuran yang diperlukan. Kuas yang besar biasa digunakan untukmewarnai bidang yang besar. Sebaliknya untuk bagian detil seperti benang sari bunga, tepi helaian kelopak daun atau bulu mata obyek manusia, digunakan kuas berukuran kecil.

Cat

Cat yang digunakan untuk melukis juga bermacam-macam, namun pada umumnya pelukis menggunakan cat minyak. Berbagai macam dan merek cat minyak tersedia di pasaran. Harganya pun bervariasi. Walau kelihatannya sama, harga cat biasanya berpengaruh pada mutu cat.

Cat yang kurang bagus biasanya berpengaruh pada hasil lukisan. Seiring berjalannya waktu, cat tersebut kadang mengelupas atau retak di permukaan kanvas. Sebelum membeli, tanyakan pada penjual atau carilah info mengenai jenis dan merek cat minyak tertentu.Warna cat minyak pun sangat bervariasi. Untuk menghemat, biasanya seorang pelukis hanya membeli cat dengan warna primer seperti merah, kuning dan biru. Ketiga warna tersebut dapat dihasilkan jenis warna lainnya. Warna hitam dan putih juga digunakan untuk menghasilkan tua dan mudanya suatu warna.

Pengencer Cat

Pengencer minyak digunakan untuk mengencerkan cat minyak sebelum ditorehkan di kanvas. Namun ada pula pelukis yang tidak menggunakanperalatan melukis ini. Mereka langsung membubuhkan cat ke kanvas.

Palet

Palet adalah peralatan melukis bantu yang sering digunakan pelukis sebagai tempat untuk meletakkan cat, mencampur warna dan mengencerkan cat minyak. Ada berbagai jenis bentuk palet dan bahannya. Ada yang terbuat dari kayu maupun plastik.

Pisau Palet

Ada pula pelukis yang menggunakan pisau palet sebagai pengganti kuas untuk melukis. Ukuran pisau palet juga bermacam-macam.

Standing/ Easel

Alat ini digunakan untuk meletakkan kanvas sehingga memudahkan pelukis saat melukis. Terdapat baut untuk menyetel posisi nyaman bagi pelukis. Tentu saja untuk bidang gambar yang besar, alat ini tidak bisa digunakan. Bahan pembuatnya pun macam-macam, namun umumnya terbuat dari kayu.

Alat Bantu Peralatan Melukis Lainnya

Selain peralatan melukis seperti disebutkan di atas, masih banyak alat bantu yang sering digunakan untuk melukis. Misalnya thinner, pensil untuk sketsa, tempat cat, kursi lukis, lap, dan lain-lain.

 

Mempelajari Teknik-teknik Melukis

  • Anda pasti pernah melihat suatu lukisan – baik dalam suatu pameran, di gallery ataupun lukisan-lukisan yang dijual di mall-mall. Reaksi Anda pertama saat melihatnya adalah perasaan kagum sekaligus menyimpan pertanyaan: “Bagaimana cara menghasilkan lukisan tersebut?” Sebenarnya semua hasil lukisan akan tergantung pada  teknik-teknik melukis.

     

Pengertian MelukisMelukis merupakan cabang atau bagian dari seni rupa. Hanya melukis atau seni lukis lebih lengkap dan utuh pengembangannya daripada menggambar biasa.Dalam penjelasan teknik-teknik melukis, maka seni lukis atau melukis memiliki pengertian berupa suatu aktivitas yang mengolah media dua dimensi menjadi suatu objek tiga dimensi untuk memperoleh kesan yang diinginkan.Pengertian lain dari seni lukis adalah paparan imajinasi dari seorang seniman yang dituangkan dalam suatu media tiga dimensi untuk memunculkan kesan dan imajinasi tertentu dari sang pelukisnya.
Aliran Seni Lukis
Yang dimaksud dengan aliran seni lukis adalah suatu pakem atau aturan tertentu yang menjadi suatu acuan bagi sang pelukis untuk mengembangkan karyanya dalam bentuk lukisan. Biasanya aliran seni lukis dipengaruhi oleh perkembangan kondisi sosial pada saat tertentu yang diadopsi oleh seniman dalam karya-karyanya.Aliran dalam seni melukis biasa disebut juga dengan gaya. Gaya atau aliran seni lukis banyak macamnya. Beberapa yang dikenal oleh sebagian orang termasuk Anda adalah sebagai berikut :
  1. Realisme, biasa mengangkat tema lukisan obyek real atau nyata. Semisal lukisan tentang manusia, ataupun hewan.
  2. Naturalisme, adalah seni lukis yang mengangkat tema alam. Seperti pemandangan alam, gunung meletus dan lain sebagainya.
  3. Surealisme, adalah aliran seni lukis yang menggambarkan hal-hal tidak nyata menjadi suatu wujud lain yang dilukiskan dalam suatu obyek gambar. Contohnya, lukisan Buraq – kendaraan Nabi Muhammad ketika sedang melakukan Isra Mi’raj.
  4. Ekspresionisme, yakni tidak terikat pada suatu hal khusus. Karena lebih mengutamakan pemahaman seorang pelukis terhadap sesuatu yang diyakini atau dirasakannya.
  5. Kontemporer. Kontemporer adalah hal-hal modern yang dapat Anda hadirkan dalam kegiatan melukis. Seni lukis Kontemporer biasanya digunakan untuk keperluan tertentu yang lebih mengutamakan efek visualnya. Misalnya digunakan untuk keperluan iklan, sponsor dan yang semacamnya.
  6. Abstraktif, yakni seni lukis yang mengetengahkan obyek lukisan yang sifatnya abstrak (tak berbentuk), namun dalam pandangansang pelukis memiliki suatu nilai tertentu. Dan sang pelukis biasanya akan menyerahkan penilaian karyanya kepada si penikmat lukisannya. Sehingga muncul berbagai apresiasi si penikmat lukisan. Di Indonesia, pelukis abstraktif cukup banyak, dan salah satu yang mungkin Anda pernah dengar adalah Basuki Abdullah.

Dan masih banyak aliran-aliran yang ada dalam seni lukis. Seperti aliran seni lukis Dekoratif, Kubisme dan Impresionisme. Semua tergantung kepada si pelukis untuk mewujudkan karyanya, dan apresiasinya tergantung kepada si penikmat karya lukis.Teknik-Teknik MelukisMelukis memiliki aliran-aliran tertentu yang menjadi pakem bagi sang pelukis. Namun teknik melukis tidak terlalu banyak. Karena pada dasarnya semua aliran memakai teknik melukis yang sama.Di antara teknik-teknik melukis sederhana yang Anda ketahui  seperti teknik sapuan kuas di atas kanvas, dan spray. Ada juga teknik dengan pemakaian palet atau alat bantu melukis yang berupa sendok besi tipis untuk menyapukan cat di atas media.Secara garis besarnya seni melukis dibagi dalam dua teknik utama. Yakni teknik basah dan teknik kerin.

  • Teknik Basah, adalah teknik melukis dengan menggunakan media lukisan berupa kanvas serta menggunakan cat air maupun cat minyak.
  • Teknik Kering adalah teknik melukis dengan memakai media selain kanvas, bisa berupa media varian lain seperti : tembok,board (papan iklan) mobil ataupun di atas selembar  t-shirt.
Peralatan Melukis
Peralatan yang dipakai biasanya lebih diutamakan dapat menunjang kegiatan sang pelukisnya. Umumnya adalah satu set cat air atau cat minyak komplit, kuas dalam berbagai ukuran, kemudian palet dalam tiga ukuran (besar, sedang, dan kecil), serta kanvas. Kanvas biasanya akan ditopang sebuah tripod yang kakinya dapat disetel sesuai dengan kebutuhan.Cat air dalam penggunaannya selalu dicampur dengan air. Sedangkan cat minyak dalam pengaplikasiannya dicampur dengan minyak atau biasa disebut dengan linsed oil.Sedangkan pisau palet  atau Anda dapat pula menyebutnya dengan kapi, memiliki tiga ukuran standar yang dapat Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Semisal ingin memberi kesan slide dalam lukisan, atau ingin menebalkan suatu obyek lukisan.Sedangkan kanvas dapat Anda peroleh di toko-toko hobi atau toko yang khusus menjual peralatan melukis.
Perkembangan Teknik-teknik Melukis

Dalam perkembangannya, teknik-teknik melukis berubah perlahan-;lahan dalam pengaplikasiannya. Meski secara garis besar tetap terbagi atas dua, yakni teknik basah dan teknik kering.Namun sesuai dengan pengertiannya, bahwa melukis pada dasarnya adalah pengembangan dari menggambar. Maka sebuah foto atau filmyang diaplikasikan dalam sebuah fotografipun tetap akan dianggap sebagai suatu lukisan.

Tips Melukis Menggunakan Water Colour

 

Melukis adalah proses mengeksplorasi gagasan dan perasaan ke permukaan media, baik dua dimensi maupun tiga dimensi. Dengan memperhatikan definisi yang telah kita uraikan, maka kita dapat mengembangkan bahwa dalam melukis, obyek lukisan dapat kita sesuaikan dengan ide yang ada.
Terkait dengan meluki menggunakan water colour, maka kita harus memahami tips melukis yang sesuai untuk alat pewarna tersebut. Melukis dengan menggunakan water colour memang membutuhkan pengetahuan, pemahaman dan aplikasi yang tepat agar tidak salah atau rusak lukisan yang kita buat.Oleh karena itulah, kita perlu mengetahui tips melukis yang benar agar hasil lukisan kita sempurna. Walau yang namanya sempurna tidak ada dalam kehidupan, tetapi dengan mengikuti tips melukis yang benar, tentunya hasil lukisan akan bagus dan bernilai seni tinggi.Untuk mengetahui secara pasti tips melukis, terutama dalam penggunaan water colour sebagai pewarnanya, maka banyak hal yang harus kita perhatikan. Ya, kita harus memperhatikan sifat-sifat dasar, serta kebutuhan pada saat melukis menggunakan pewarna water colour ini.

Sifat Khas Water Colour
Kita harus mengenal dan memahami sifat dasar water colour agar warna yang kita gunakan benar-benar dapat melekat sempurna di permukaan media lukis. Hal ini sangat penting, sebab warna yang melekat pada media lukislah yang sesungguhnya menjadi hasil dari proses melukis.Sebagai alat pewarna, maka water colour mempunyai sifat dasar khas yang tentunya tidak dimiliki oleh pewarna lainnya. Dan, dengan sifat dasar tersebut, maka water colour dipilih sebagai pewarna. Sifat dasar tersebut meliputi:
  • Pewarna ini membutuhkan air (water) agar dapat digunakan sebagai pewarna.

Air ini yang digunakan untuk mencairkan bentuk pewarna yang berupa pasta. Dengan air, maka pewarna dapat menjadi cair.Di samping itu, air digunakan sebagai pencampur warna yang dibutuhkan saat melukis. Dan, pada akhirnya dengan air kita dapat membersihkan peralatan yang kita gunakan untuk melukis.

  • Jika kita memakai water colour, maka warna yang kita hasilkan adalah tembus pandang atau transparan. Tipe warna seperti ini sangat memungkinkan bagi kita untuk bermain warna secara maksimal.
  • Water colour ini sangat bagus dipergunakan untuk media gambaryang terbuat dari bahan bebas asam atau acid-free.
  • Dalam penggunaannya, water colour mempunyai sifat mudah kering.
  • Jika sudah digunakan, maka water colour tidak dapat diganti atau diubah lagi. Oleh karena itu, pada saat menggunakan, maka kita harus cepat dan tepat.
Tips Melukis Menggunakan Water Colour
Agar hasil melukis menggunakan water colour sempurna, maka beberapa tips berikut dapat kita terapkan, yaitu:
  • Kita harus menentukan obyek lukisan yang akan kita buat

Penggunaan pewarna sedikit saja di tempat olah pewarna atau palet dan beri air sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan warnanya. Dalam hal ini, kita harus tahu bahwa semakin sedikit air, warnanya semakin gelap.Jika kita butuh warna tipis, maka kita beri air agak banyak, tetapi untuk warna gelap, kita beri sedikir air saja.

  • Untuk warna putih, lebih baik kita mengandalkan media gambarnya. Oleh karena itu, kita harus memperhatikan bagian bagian yang harus diwarnai putih.
  • Pada saat mewarnai obyek lukisan, mulailah dengan warna warna muda sebab jika warna warna terlanjur tua, maka sulit untuk ditembus oleh warna muda.
  • Selalu kerjakan bagian-bagian yang besar dan umum. Jika ada gambar detail kecil, sebaiknya itu dilakukan pada akhir proses
  • Jika ingin merubah warna untuk melukis, maka kuas harus dicuci bersih bersih agar warna sebelumnya ikut bermain di obyek yang baru.
  • Pada waktu memberikan warna pada bagian obyek lukisan, jangan terlalu banyak menggunakan air, sebab jika terlalu basah dapat menyebabkan media lukis, biasanya kertas menjadi sobek dan rusak.
  • Setelah proses melukis selesai, maka semua alat harus dibersihkan. Untuk membersihkan, kita dapat menggunakan air. Kemudian alat alat tersebut kita simpan ditempatnya.
  • Jika lukisan sudah selesai, maka agar tidak rusak, maka lukisan kita beri pigura dengan lapis kaca, atau bisa juga kita beri press plasticPress plastic ini gunanya agar kondisi lukisan stabil dan tidak terkena air, sehingga pewarnanya tidak pudar atau rusak.

Begitulah tips melukis menggunakan water colour agar didapatkan hasil lukisan yang maksimal dan mempunyai nilai jual tinggi, karena kondisinya yang memikat. Pernahkan Anda melakukannya? Lakukan saja, maka lukisan Anda pasti bagus.

Melukis dengan Cat Minyak Bagi Pemula


Selain menggunakan cat air, orang juga sering melukis dengan cat minyak. Bahan ini terbuat dari partikel-partikel pigmen yang disubstansikan dengan menggunakan media minyak. Caramelukis dengan cat minyak telah dikenal sejak abad ke 13.
Alat Melukis dengan Cat Minyak 

Bila Anda ingin melukis dengan cat minyak, berikut ini adalah beberapa alat standar yang Anda perlukan :

1.  Kanvas
Terbuat dari kain khusus yang tidak memudahkan cat menembus hingga ke belakang. Kanvas dijual dalam berbagai ukuran. Pilihlah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Untuk menghemat, beberapa pelukis memilih membeli kain kanvas gulungan.
2.  Kuas dan Pisau Palet
Kedua alat ini digunakan sebagai alat bantu menorehkan cat minyak ke kanvas. Ada pelukis yang memilih menggunakan kuas, ada pula yang lebih menyukai penggunaan palet. Namun ada juga penulis yang menggunakan alat ini bersama dalam satu lukisan bergantung pada teknik dan hasil yang diinginkannya.Kedua alat ini terdiri dari beberapa ukuran. Bentuknya pun macam-macam. Misalnya bentuk kuas terdiri dari kuas ujung runcing, berujung rata dan lain-lain. Penggunaan pisau palet menghasilkan tekstur cat yang lebih tebal dibandingkan penggunaan kuas. Sedangkan keunggulan kuas, apalagi yang berukuran kecil, bisa menghasilkangambar yang lebih detil.
3.  Cat Minyak dan Pengencer
Cat minyak diperlukan untuk melukis dengan cat minyak. Tersedia berbagai macam jenis, merek dan warna cat minyak. Anda tidak perlu membeli banyak warna untuk mulai melukis. Cukup sediakan 3 warna primer serta warna hitam dan putih untuk melukis.Ketiga warna primer yaitu merah, kuning dan biru dapat menciptakan berbagai warna sekunder dan tersier. Selain itu untuk menghasilkan efek muda dan tua suatu warna, digunakan penambahan warna hitam dan putih. Selain itu cat putih juga digunakan untuk mengoreksi lukisan cat minyak yang salah.Melukis dengan cat minyak juga memerlukan pengencer. Zat kimia ini tersedia dalam botol. Cara penggunaannya adalah mencampur catminyak dengan pengencer pada palet.
4.  Palet
Berbeda dengan melukis cat air, palet yang digunakan untuk melukis dengan cat minyak adalah palet yang datar, tidak berlubang. Pilih bahan palet yang tidak menyerap. Palet digunakan untuk meletakkan cat minyak dan mencampur beberapa warna cat minyak untuk menghasilkan warna baru. Di sini pula, pengenceran dilakukan. Palet yang sudah dipakai dapat dibersihkan untuk dipergunakan kembali. Cara membersihkannya dengan menggunakan lap dan thinner untuk menghilangkan bekas cat minyak.
5.  Easel
Alat ini sangat membantu untuk melukis. Gunanya untuk menyangga kanvas lukisan sehingga memudahkan Anda ketika melukis. Tentu saja untuk media kanvas yang besar, seorang pelukis jarang menggunakan alat ini.
Tips Melukis dengan Cat Minyak 

Kalau Anda seorang pemula dan baru belajar melukis dengan cat minyak, berikut tips yang dapat Anda terapkan.

  • Pilih gambar yang Anda sukai namun dengan tingkat kesulitan rendah. Maksudnya agar Anda tidak patah semangat menyelesaikan obyek lukis Anda.
  • Anda bisa memilih obyek langsung maupun menggunakan obyek lukisan lain. Keuntungan menggunakan contoh obyek lukis lain, Anda bisa mencontoh teknik-teknik yang digunakan untuk menghasilkan efek tertentu misalnya efek kaca atau efek setetes air di atas daun.
  • Gunakan pensil untuk membuat sketsa lukisan Anda terlebih dahulu. Tanpa sketsa, Anda sulit menentukan komposisi suatu gambar atau lukisan.
  • Gunakan celemek untuk melindungi baju dan tubuh Anda dari cat minyak.
  • Gunakan thinner untuk membersihkan sisa-sisa cat minyak pada kuas, palet dan lain-lain.
  • Sediakan selalu lap untuk membersihkan cat minyak. Pilih lap yang berdaya serap tinggi.
  • Pilih kursi yang nyaman untuk melukis. Posisikan tinggi penyangga dan kanvas lukisan hingga menghasilkan posisi yang nyaman untuk melukis
  • Lindungi hasil lukisan Anda dengan menggunakan vernish agar awet dan tahan lama. Tapi jangan langsung memberi vernish pada lukisan baru karena cat minyaknya belum mengering sempurna.

Teknik Melukis Abstrak

  • Bagi Anda pecinta seni  tentu punya banyak teknik, termasukteknik melukis. Sebenarnya, teknik melukis ini sering diajarkan di sekolah-sekolah formal dalam pelajaran kesenian. Namun, teknik melukis ini memang tak gampang, apalagi teknik melukis abstrak.

Bagi para seniman, teknik melukisabstrak ini kadang  menjadi ilmu yang begitu rahasia. Para seniman kadang mempunyai rahasia sendiri bagaimana teknis melukis abstrak tersebut dilakukan. Dan mereka kadang saat memainkan teknik melukis abstrak tidak di depan orang banyak, tetapi di dalam studio atau rumah-rumah seni mereka.Kenapa? Begitulah para seniman lukis. Mereka sering mempunyai kebiasaan menarik yang kadang tidak pernah bisa kita pahami. Yang, ada, saat mereka keluar dari studio atau rumah-rumah seni mereka, orang bisa menyaksikan hasil teknik melukis abstrak yang telah dia kerjakan sebelumnya, bisa jadi beberapa jam lamanya.Teknik Bagi Orang AwamLantas, sebenarnya bagaimana teknik melukis abstrak tersebut bagi orang awam. Siapapun Anda yang mempunyai selera seni atau suka melukis, boleh-boleh saja untuk mengikuti gaya para pelukis senior dalam melukin dengan menggunakan teknik melukis abstrak. Nah, beberapa teknik melukis abstrak yang bisa Anda pergunakan adalah sebagai berikut:

  1. Melukis kursi dulu secara benarYa, sebelum Anda mencoba menggunakan teknik melukis abstrak, sebaiknya Anda mencoba melukis realis seperti obyek kursi dulu secara benar. Kalau Anda melukis kursi saja masih belum benar, maka jangan coba-coba untuk melukis menggunakan teknik melukis abstrak, nanti yakinlah bahwa karya Anda malah akan jadi bahan tertawaan mereka yang mengerti selera seni. Makanya, lakukanlah teknik-teknik dasar dulu sebelum beralih ke teknik yang lebih sulit seperti teknik melukis abstrak
  2. Nampakkan kekuatan filosofisKalau teknik-teknik dasar melukis sudah Anda kuasai, baru bolehlah melukis dengan menggunakan teknik melukis abstrak. Namun, dalam pelukisan nantinya, pastikan bahwa coretan-coetan abstrak Anda bukan sekadar coretan tanpa arti. Harus muncul dan nampakkan kekuatan filosofis yang mendasarinya. Terutama dalam soal pemilihan warna.
  3. Melukiskan kisah tertentuTerakhir, melukislah dengan membentuk sebuah kisah tertentu. Layaknya sebuah lukisan, ia menggambarkan seribu. Nah, Anda coba gambarkan sebenarnya kisah apa yang ingin Anda tampilkan dalam lukisan tersebut. Sebuah lukisan yang Anda buat dengan menggunakan teknik melukis abstrak.

Itulah beberapa hal terkait dengan teknik melukis abstrak yang bisa Anda mainkan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda semuanya.

Mengenal Teknik Melukis Kaca dan Sejarahnya

  • Anda pernah melihat lukisan kaca? Media kaca yang digunakan dalam melukis dapat memberikan efek yang menarik dibandingkan dengan lukisan konvensional. Efek ini bukan saja terlihat pada gradasi warna akibat sifat alami kaca, namun juga tampak pada efek tumpuk obyek. Gambar terkesan seperti lebih dari dua dimensi, terutama bila obyek-obyek yang digambar terdiri dari beberapa lapis.
Coba bandingkan lukisan kaca buatan pelukis Cirebon, dengan pelukis lain yang bukan berasal dari Cirebon. Lukisan kaca yang dikenal selama ini adalah lukisan yang dibuat para pelukis dari Cirebon, Jawa Barat. Meski bahan dan materi lukisan yang digunakan para pelukis kaca relatif sama, namun pelukis Cirebon melakukan dengan cara berbeda. Para pelukis kaca asal Cirebon umumnya melukis di kaca bagian belakang, dan dilakukan dengan cara terbalik.
Sejarah Panjang
Cara melukis kaca gaya Cirebon sangat unik, melukis di kaca bagian belakang. Tahapan maupun teknik melukis dilakukan secara terbalik. Obyek yang terdapat di bagian depan dibuat terlebih dahulu. Begitu seterusnya, hingga latar belakang obyek sebagai penutup atau tahap akhir dalam melukis. Teknik ini tentu saja sangat berbeda dengan pelukis non-Cirebon yang melakukannya seperti melukis di atas kanvas, hanya saja medianya diganti dengan kaca. Inilah keunggulan dan daya tarik lukisan kaca asal Cirebon.Lukisan kaca asal Cirebon ternyata telah melalui perjalanan sejarah yang cukup panjang. Teknik lukisan dengan media kaca ini setidaknya telah dilakukan sejak abad 15 Masehi di Cirebon, Jawa Barat. Dalam perkembangannya, lukisan kaca telah dikenal pada abad 17 Masehi, terutama saat dakwah Islam begitu berpengaruh di Jawa. Bahkan lukisan kaca yang berisi kaligrafi menjadi media dakwah yang dilakukan Wali Songo dalam menyebarkan Islam.Teknik melukis kaca makin menguat dan menjadi tradisi melukis yang melekat di masyarakat Cirebon. Apalagi saat Panembahan Ratu Cirebon memerintah, lukisan kaca semakin meningkat pamornya. Lukisan kaca baru mendapatkan masa jayanya sekitar tahun 1980 – 1990. Lukisan kaca asal Cirebon dikenal hingga di manca negara.
Corak Lukisan

Beberapa pelukis kaca asal Cirebon yang sangat terkenal saat itu, yaitu Toto Sunu dengan corak dekoratif modern, maupun Rastika yang dikenal dengan corak dekoratif klasik. Kedua pelukis ini dikenal sebagai maestro lukisan kaca, bukan hanya di dalam negeri namun juga hingga ke level internasional. Gaya lukisan para maestro ini banyak ditiru dan diikuti para pelukis kaca lain.Sedangkan obyek lukisan yang banyak dibuat para pelukis kaca asal Cirebon adalah kaligrafi, motif batik, dan tokoh pewayangan. Melukis kaca dengan corak-corak tersebut, sebagai hasil dari proses akulturasi berbagai pengaruh agama maupun budaya yang terlibat didalamnya. Baik dari pengaruh Islam, Hindu, Budha, China, Jawa, dan Sunda.
About these ads

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS Ebay

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • Archives

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 414 other followers

%d bloggers like this: